Dengan membuat tungku darurat dari tumpukan batu, keluarga Ladino menyiapkan segala sesuatu untuk makan setiap hari.
Ladino mengaku upaya untuk mencari jalan keluar atas peristiwa ganjil yang menimpa rumahnya terus dilakukan. Sejak beberapa waktu yang lalu sudah banyak orang pintar yang datang untuk membantunya.
Terakhir, lima orang dari Yogyakarta datang ke rumahnya untuk menetralisir hawa negatif yang diduga menjadi biang kerok kebakaran rumahnya.
Tak hanya rumah Ladino, rumah warga yang ikut menjadi korban kebakaran misterius antara lain milik Tukijem, Jumiran, Pardal, dan Sukirah.
Kebakaran di rumah Sukirah terjadi Selasa (29/9/2015) sore, Gedek (anyaman bambu) yang ada di dekat tungku tiba-tiba terbakar. Padahal tidak ada yang menyalakan api," kata Ladino.
Teror kebakaran misterius yang terjadi ini menurut Ladiyo membuat keluarganya resah, kejadian yang menimpa rumahnya sudah terjadi sejak 18 September. (Hari Susmayanti)
Baca tanpa iklan