Yang menjadi atensi pihaknya adalah landasan kegiatan diklat SAR.
"Dari panitia sudah diperiksa. Soal tersangka, belum bisa menyimpulkan karena kemarin masih fokus jenazah," ungkap Adam.
Ia berjanji akan maksimal menindaklanjuti kasus ini. Misalkan soal kelalaian panitia. Kematian dua mahasiswa UINSA ini adalah kejadian kedua di Kabupaten Malang.
Sebelumnya kegiatan mahasiswa baru ITN Malang juga merenggut nyawa Fikri Dolasmantya Surya (19) pada 2013. Saat itu kejadiannya di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. (Sylvianita Widyawati)
Baca tanpa iklan