Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Heri Wiyanto, kepada Tribun Bali mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi terkait pembahasan nomor polisi DK 1515 milik STIKOM Bali di media sosial.
Untuk itu, Polda akan melakukan pendalaman.
Namun, pihaknya belum bisa memastikan adanya keterkaitan nomor polisi tersebut dengan organisasi ISIS.
"Kita belum bisa pastikanlah. Kita tida bisa serta merta mengkait-kaitkannya," ucap Heri, tadi malam. (*)
Baca tanpa iklan