News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kontroversi Gafatar

Pengakuan Mengejutkan Anak Anggota Gafatar, dari Eksodus Hingga Menyimpang

Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Markas Gafatar DIY di Taman Kuliner Condongcatur Sleman, No 67, Yogyakarta, sudah kosong sebelum pergantian tahun. Foto diambil pada Senin (11/1/2016).

TRIBUNNEWS.COM -  USIA Bambang sudah berumur, berkisar 70 tahun.

Namun, faktor umur tak menjadi penghalangnya.

Buktinya, lelaki paruh baya ini nekat berangkat ke Kalimantan bersama anak pertamanya untuk ikut agenda salah satu organisasi.

Berbekal izin ke istri hendak menengok anak perempuannya yang lebih dulu di sana (bergabung Gafatar).

Pria paruh baya ini berhasil melenggang meninggalkan sang istri sendiri.

Bambang (70), adalah warga Namburan Lor, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta.

Pria ini bersama Suharti dikaruniai lima anak, dan satu di antaranya telah tiada.

Anak pertama Bambang bernama Bambang Irawan (50), kedua Atik Irawati (49), ketiga Agus Ariyanto (sudah meninggal), keempat Irma (45), dan yang terakhir Wawan Irmawan (43).

Kurang lebih dua tahun lalu keluarga ini tak asing dengan Gafatar.

Mulanya, Atik, anak kedua, yang lebih dulu bergabung ke organisasi itu.

Namun kemudian jejaknya diikuti kakak beserta bapaknya.

"Dulu sempat kerjasama sama dengan Gafatar, mengadakan kegiatan sosial di rumah, seperti kesehatan, senam, dan lainnya," jelas Wawan Irmawan, Senin (11/1/2016)

Dalam mengadakan acara bakti sosial itu, pihak Gafatar tak pernah meminta sepeserpun uang.

Malah bila ada yang menyodorkan uang saat acara, uang itu mereka tolak.

"Pandangan saya seperti LSM, organisasi yang berkecimpung di bidang sosial," terangnya terkait pandangan laki-laki ini tentang Gafatar.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini