Setelah beberapa kali gagal memberi tawaran, petugas menyodorkan tawaran lain.
“Saya dan teman saya yang di depan itu, belum merokok sejak pagi,” ungkap Abadi menirukan ucapan petugas.
Abadi akhirnya mencari rokok dengan berjalan kaki. Dia baru menemukan toko rokok di sekitar Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya atau sekitar 200 dari pos jaga.
Petugas menyerahkan kunci motor dan STNK-nya setelah menerima dua pak rokok. Abadi meninggalkan pos jaga tanpa mengantongi surat tilang.(*)
Baca tanpa iklan