News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dituding Lakukan Pungli, Ditpam Balik Bongkar Permainan di Pelabuhan Batam Centre

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Wahid Nurdin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam dan PT Sinergi Tarada Selaku pengelola pengamanan pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre bersitegang, Kamis (28/4/2016) siang.

Laporan Wartawan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tidak terima dibilang suka melakukan Pungli, Genduk Afreni kordinator Ditrektorat Pengamanan (Ditpam) Pelabuhan Batam Centre blak-blakan berbicara permainan busuk yang selama ini terjadi di Pelabuhan Batam Centre.

Mulai dari Tekong TKI yang menjual tiket dipelabuhan, kode rahasia tiket dan tekong TKI yang diberikan kebebasan Akses keluar masuk pelabuhan hingga sampai ke ponton tempat kapal hendak berangkat.

Semua permainan ini diungkapkan Genduk lantaran ia kecewa setelah dituding kalau petugas Ditpam melakukan Pungli dikawasan pelabuhan.

Menurut Genduk, para Tekong TKI dan Agen penjual tiket diberikan pass card pelabuhan oleh pihak PT Sinergi Trada agar dia bebas akses keluar masuk pelabuhan.

Selain itu, mereka juga yang menjual tiket yang memiliki kode rahasia sehingga nantinya mereka dicegat oleh pihak imigrasi.

Kode-kode rahasia tersebut berbentuk kop bergambar Bintang, Bunga, Ikan dan beberapa bentuk lainya.

Kode rahasia itu menandakan kalau semua tiket dibeli melalui agen. Jadi masing-masing Agen mempunyai kop masing-masing.

Sementara, para TKI yang membeli tiket tidak mengetahui kode rahasia tersebut. S

esampai di imigrasi, kode tersebut diambil dan disobek. Nantinya, pada sore hari, sobekan itu diambil kembali oleh pihak agen.

"Tujuanya apa?, ya tujuanya uanglah. Nanti sore mereka datang dan mengambil lagi sobekan kop itu. Disana uangnya," sebutnya.

Sementara untuk menghindari hal tersebut, Ditpam mengambil langkah sendiri.

Gunduk mengakui kalau anggota menahan jika ada orang yang membawa tiket memiliki kode-kode tersebut.

Jika memang ada, mereka menahan tiketnya dan menyuruh membeli lagi tiket yang baru ke counter resmi.

Namun dia membantah jika ada pungutan liar saat menahan para calon penumpang tersebut.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini