News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Turis Preman Bunuh Polisi di Bali

Ini Hasil Autopsi Amokrane Sabet di RSUP Sanglah

Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto

Ia lalu keluar dari rumahnya sambil menggenggam sebilah pisau di tangan kanannya.

Dengan tampang garang, ia mencaci maki petugas yang menantinya di halaman depan villa.

Amok yang sudah kalap berupaya menyerang Brigadir Sudiarta.

Aksi kejar-kejaran ini terjadi hingga ke jalan raya di luar villa.

Pergumulan antara keduanya sempat terjadi.

Brigadir Sudiarta yang terkena sabetan pisau, kemudian terdesak hingga jatuh ke dalam got dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter.

Segalanya berlangsung sangat cepat.

Brigadir Sudiarta yang sudah tidak berdaya kemudian ditindih oleh badan besar Amok di dalam got.

Amok pun kemudian menikam Brigadir Sudiarta yang kala itu dalam posisi terlentang tak berdaya.

“Sempat diberi tembakan peringatan tetapi diabaikan. Malah dia berhasil menangkap satu orang anggota kita dan terjadi pergumulan. Anggota kita kemudian ditusuk. Ada delapan tusukan, salah satunya mengenai leher dan jantung. Akhirnya anggota kita gugur. Karena sudah tidak bisa dikendalikan lagi akhirnya ditembak oleh aparat,” jelas Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto.

Kondisi anggota Buser Polsek Kuta Utara itu tampak kritis.

Brigadir Sudiarta kemudian meninggal lantaran luka yang dideritanya sangat parah.

Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit BaliMed.

Saat melihat rekannya ditikam hingga tewas, anggota Brimob terpaksa menembak Amok dengan peluru tajam.

Tapi Amok yang sudah ditembak berkali-kali menggunakan senapan laras panjang ini masih bisa berdiri dan bangun dari dalam got.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini