Batang pohon kini dibalutkan saput berwarna putih kuning.
Warga sekitar kini setiap hari melakukan persembahyangan di pohon itu dengan menghaturkan canang dan sesajen lainnya.
Sampai saat ini masih sering terjadi kecelakaan lalu lintas di sekitar pohon itu.
Pengendara yang tidak berhati-hati dan ugal-ugalan kebanyakan akan mengalami kecelakaan.
Pengendara diimbau untuk memperlambat laju kendaraannya dan membunyikan klakson setiap kali melintasi pohon asam.
Baca tanpa iklan