News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Seorang Ibu Tak Sadar, Dahi Anaknya Robek Digigit Anjing Liar

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi anjing liar.

Fakta Ketersediaan Vaksin
Gigitan anjing di pipi kanan Rahimin secara tak sengaja mengungkap fakta bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah tidak menganggarkan belanja obat serum anti rabies (SAR) sejak dua tahun lalu.

Untuk diketahui, usai Rahimin diserang anjing, ia langsung dibawa ke Puskesmas Betara untuk diberi pertolongan.

Sesampainya di sana, oleh dr Panggung, korban tidak beri suntikan serum anti rabies (SAR), melainkan hanya antibiotik.

Tidak tersedianya obat anti rabies, diketahui saat Kepala Bidang P2PL, Dinas kesehatan Kabupaten Tanjab Barat, Sekarti Kani Santi, mengatakan dinkes sudah tidak menganggarkan belanja obat serum anti rabies (SAR) sejak dua tahun lalu.

Itu merupakan dampak defisit anggaran bagi SKPD, sehingga melakukan efisiensi dan skala prioritas.

Padahal SAR dibutuhkan bagi korban gigitan binatang, semisal anjing, kucing dan monyet.

Untuk memenuhi kebutuhan serum, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat meminta bantuan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

"Sudah dua tahun ini kita terpaksa minta ke provinsi. Tahun ini kita minta 10, tapi cuma diberi lima," ucapnya, Selasa (27/9).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini