Mereka dibayar untuk berakting menjadi mahaguru Dimas Kanjeng. Ketujuh orang tersebut telah dijemput tim Ditreskrimum Polda Jatim dari Jakarta, Minggu (6/11).
"Harusnya ada sembilan mahaguru, tapi satu di antaranya sudah meninggal dan satu lagi kabur," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (7/11).
"Mereka tinggal di rumah-rumah petak kecil di Jakarta," ungkap Kombes Raden. (Kompas.com)
Baca tanpa iklan