TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO - Padepokan milik tersangka penipuan dan pencucian uang Dimas Kanjeng Taat Pribadi kembali menjadi sorotan, setelah ratusan orang menyatakan diri bergabung menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, Jumat (18/11/2016), mengaku, Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo kesulitan membendung para pendatang yang tidak memiliki dokumen kependudukan ini.
Simak laporan tim Kompas TV dalam tayangan video di atas. (*)
Baca tanpa iklan