"Maunya kandangnya saya taruh di luar rumah, tapi masih belum ada biaya," ungkap Pardi apa adanya.
Karena kondisi yang memaksa, Pardi pun menjalani hidup serumah bersama kambing.
"Sebenarnya saya kasihan anak saya setiap hari bau kotoran dan kencing kambing," ungkapnya.
Pardi berharap mendapatkan bantuan untuk rehap rumah dan membuat kandang kambing yang terpisah dari rumah.
Keluarga pra sejahtera itu saat ini hanya mendapatkan bantuan beras miskin (raskin) sebanyak 7,5 kg sebulan. "Jatahnya dapat 15 kg, tapi kami bagi untuk dua kepala keluarga," jelasnya.
Baca tanpa iklan