Petasan saat ini sudah ramai dijual dengan bebas sebagai tradisi untuk menyambut datangnya Tahun Baru 2017.
Dan, Mangun menjadi salah satu korbannya.
Ini Korban di 2015, Tangannya Diamputasi
Akibat ledakan petasan di tangannya, I Gede Terang Wahyudi harus diamputasi pada telapak tangan kirinya.
Peristiwa ledakan petasan yang menyebabkan tangan putus juga terjadi tahun 2015 lalu.
I Gede Terang Wahyudi (7) bisa jadi merupakan korban pertama petasan yang harus diamputasi menjelang datangnya perayaan Tahun Baru ini.
Bocah asal Karangasem ini harus menjalani operasi amputasi di RSUP Sanglah Denpasar, Bali, Minggu (13/12/2015), setelah telapak tangan kirinya terkoyak lepas akibat letusan petasan atau mercon yang dipegangnya.
Menurut seorang anggota keluarga pasien yang tidak mau disebut namanya, Terang Wahyudi saat itu hendak menyalakan petasan yang ia genggam.
Namun, tanpa ia duga, petasan tersebut meledak dengan cepat di tangannya.
Tidak diketahui apakah petasan itu bikinan sendiri atau dibeli.
"Petasannya sebetulnya kecil, tapi ternyata ledakannya bikin dia sampai harus diamputasi," jelas anggota keluarga itu saat menunggu operasi Wahyudi di RSUP Sanglah.
Telapak tangan kiri Wahyudi terlihat putus dari pergelangannya akibat ledakan petasan yang digenggamnya.
Kemudian orangtua korban langsung melarikannya ke RSUP Sanglah sekitar pukul 20.00 Wita (12/12/2015).
Bagian telapak tangan kirinya terlihat sudah tak menyatu.
Hanya robekan daging dan tetesan darah yang tampak di pergelangan tangannya.
Setelah melakukan amputasi di Ruang Operasi UGD, Wahyudi kemudian dirawat lebih lanjut lagi di Ruang Angsoka 3.
Baca tanpa iklan