"Pada saat ditolong, Fendiyanto masih bernyawa. Namun akhirnya ia akhirnya meninggal dunia," ujar AKP Hasanuddin, Kasubbag Humas Polres Sumenep, Jumat (23/12/2016) malam.
Kini beberapa pemuda lainnya yang bersama dengan korban membuat onar di Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, berhasil dibekuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat agar tidak terulang kembali," kata Hasanuddin.
Baca tanpa iklan