News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ratusan Narapidana di Kota Tangerang Ikut Mencoblos

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Narapidana di Tangerang ikut mencoblos pada Pemilihan Gubernur Banten 2017.

Laporan Wartawan  Warta Kota  Andika Panduwinata

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Narapidana di Tangerang turut memeriahkan Pemilihan Gubernur Banten 2017.

Para tahanan ini ikut mencoblos di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang disediakan.

"Tahanan memang ikut dalam pencoblosan pada Pilkada Banten ini," ujar Kasat Intel Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Manalu kepada Warta Kota, Rabu (15/2/2017).

Di area bandara juga disediakan TPS yang berada di wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Warga yang bekerja di bandara bisa mencoblos di TPS tersebut.

"Ada tiga tahanan yang mencoblos. Para pegawai di sini juga memilih di TPS sekitar bandara," ucapnya.

Sementara, ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dipastikan dapat mencoblos ke bilik-bilik suara yang telah disiapkan.

Mereka dinyatakan bisa menggunakan hak pilihnya, setelah tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada ajang Pilkada Banten.

"Warga binaan yang tercatat sebagai pemilih ‎totalnya ada 486 jiwa. Dan jumlah tersebut tersebar di tiga titik lokasi," kata Ketua Komisi Pemilihan‎ Umum (KPU) Kota Tangerang Sanusi Pane.

Sanusi merinci, di Lapas Pria Klas I di Kecamatan Babakan‎, total jumlah pemilih sebanyak 68 jiwa. Puluhan warga binaan itu akan mencoblos di TPS 27 dekat lokasi sekitar.

Kemudian di Lapas Wanita Klas II A di lokasi yang sama, jumlah pemilih hanya mencapai 20 orang. Mereka akan difasilitasi memilih di TPS 28.

Sedangkan di Lapas Pemuda Klas II A di Kecamatan Buaran Indah, Kota Tangerang, terdapat dua TPS, yakni TPS 36 dengan jumlah pemilih 187 jiwa, dan TPS 37 dengan 211 pemilih warga binaan.

Sanusi memaparkan, banyak warga binaan yang berdomisili di wilayah Banten tapi tak bisa menyalurkan hak politiknya di pesta demokrasi lima tahunan ini.

"‎Kendalanya tidak punya KTP elektronik KTP," jelasnya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini