“Apakah penganiyaan yang dilakukan pelaku ini sudah direncanakan atau spontan. Begitu juga, sabit yang dibawa itu betul-betul untuk menyabit rumput atau dibawa untuk keperluan lain. Keterangan ini yang kami masih dalami,” kata Osa Maliki.
Kasus penganiyaan menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan raya. Sebab lokasinya berada di pinggir jalan raya protokol, jurusan Pamekasan – Surabaya.
Dalam waktu sekejap, ratusan warga berduyun-duyun datang ke lokasi, termasuk pengguna jalan raya berhenti di pinggir jalan, hingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.
Baca tanpa iklan