Hingga kini, rumah tersebut belum dibongkar. Sedangkan 27 rumah di sekitarnya sudah rata dengan tanah, hanya tinggal puing-puing.
Sementara, ayah Sanawi, Tarmidi (70), mengaku anaknya keberatan untuk melepas rumah lantaran harga yang ditawarkan tidak sesuai keinginan, terlalu rendah.
"Tidak cocok kalau dihargai Rp 1,5 miliar. Rumahnya besar berbeda dengan rumah lain yang sudah dibongkar yang berukuran kecil," ucap Tarmidi.
Baca tanpa iklan