News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pembunuhan Sadis di Medan

Kasus 'Andi Lala' Terulang Lagi, Sekeluarga di Medan Dibakar, Otaknya Ternyata Sosok ini

Penulis: Array Anarcho
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Empat peti jenazah korban kebakaran diletakkan sejajar saat acara adat di Jambur Gotong Royong Pancurbatu, Kamis (6/4/2017).

M menjual tanah kepada Gandi Rp 200 juta (ada yang menyebut Rp 260 juta), tetapi baru dibayar Rp 130 juta.

"Harga jual tanah itu dari M kepada Gandi Rp 200 juta.Tetapi, keluarganya baru memberikan Rp 130 juta. Sisanya, Rp 70 juta akan dilunasi setelah surat sertifikat tanahnya diserahkan. Nah, karena korban tidak mau melunasinya, M menggugatnya secara Perdata di PN Medan, tapi kalah. Sebab, tanah itu milik PT KAI bukan tanahnya," katanya.

Tak lama setelah kekalahan M, lanjut Simangunsong, keluarga Gandi mendapat ancaman berupa pembakaran rumah.

Camat Medan Tuntungan Gelora Ginting menyampaikan, sudah dapat laporan dari masyarakat bahwa, keluarga Gandi diancam percobaan pembakaran rumah. Karena itu, ada jaga malam di kampung tersebut.

"Tapi saya tidak bisa menduga-duga apakah kebakaran ini terkait paut dengan masalah lama atau bukan. Apalagi, penyidik tengah melakukan pemeriksaan. Kami serahkan proses hukum kepada polisi," ujarnya.

Ia menyampaikan, petugas pemadam kebakaran bukan lambat datang.

Namun, wilayah Gardu Sidomulyo merupakan kawasan perbatasan Deliserdang-Medan.

Sehingga pemadam yang datang dari Lubukpakam dan Medan.

"Itu wilayah perbatasan, ya. Bukan lambat, petugas sudah bekerja sesuai standar. Bahkan, pemadam yang datang dari Deliserdang dan Medan," ungkapnya.

ray/tribun-medan.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini