Sembari membahas masalah zonasi, yang makin menyimpang dari apa yang dibayangkan.
"Zonasi bintang dan non bintang masih tumpang tindih. Juga merupakan PR kami, disamping mencari formulasi agar pemerintah bisa mendukung kami di PHRI dalam rangka menata keanggotaan," katanya.
Solusi tercepat, kata dia, adalah moratorium guna mengendalikan laju pembangunan akomodasi dan menatanya kembali.
"Zonasi ini juga penting, biar nanti antar kabupaten tidak saling bunuh untuk mendapatkan PAD. Malah bisa-bisa kalau tidak ditata seluruh PAD akan menurun," tegasnya.
Ia pun berharap kabupaten/kota ikut membantu mengawasi pembangunan ini, atau setidaknya mengajak PHRI ketika ada pembangunan hotel ke depannya.
Baca tanpa iklan