Menurut dia, ketika ada figur yang mencalonkan diri melalui PDI Perjuangan tetapi ketika Megawati memiliki pertimbangan lain hal itu bisa terjadi.
Ia mencontohkan saat Pilkada DKI Jakarta, DPD PDI Perjuangan DKI tak menghendaki Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tetapi Megawati justru memilihnya.
“Kalau daerah lain (selain empat daerah itu, red) biasanya DPP sudah bisa memutuskan. Meski ketum juga memberi pertimbangan, tapi di wilayah khusus ada bobot khusus dari ketum,” ia menegaskan. TRIBUN JATENG
Baca tanpa iklan