Dia mengaku biasa naik sepeda ke sekolah sejak MTs yang jaraknya lebih jauh, sekitar 15 kilometer dari rumahnya. Dia tinggal bersama ayahnya dan Neneknya Sutiyah (54) yang sudah sakit-sakitan.
Sebelumnya, Duta telah datang ke sekolah untuk mendaftar dan siap membayar uang seragam dengan uang receh hasil tabungannya. Namun pihak sekolah MAN Payaman kemudian memutuskan untuk membebaskan Duta dari keharusan membayar biaya seragam.
Sekolah berharap uang receh hasil tabungannya itu bisa disimpan di dalam tabungan sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan Duta lainnya yang lebih penting.
Berita Ini Telah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: Kisah Duta, Remaja yang Daftar Sekolah Pakai Uang Receh Tabungan Sejak SD
Baca tanpa iklan