Ia hanya ingin, oleh-oleh khas Semarang tersebut lestari, serta memberikan ruang bagi kalangan muda Kota Atlas untuk berkarya.
"Mural di depan toko dikerjakan anak muda Semarang, MC-nya juga dari kalangan komedian lokal, demikian juga pekerja kami di dapur, semuanya dari Semarang," kata Dewi.
"Urusan terjual berapa saya serahkan kepada Allah," ujar mantan istri aktor Surya Saputra ini. (Tribun Jateng/Ponco Wiyono)
Baca tanpa iklan