News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kerap Dirundung dan Dicap Autis, Anak Istimewa Ini Lolos Kuliah di ITB

Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Musa Izzanandri Wijanarko (kedua dari kiri) bersama kedua orangtua dan adiknya di kediamannya di Kampung Tugu Laksana, Desa Pagerwangi, Lembang, Bandung Barat, Selasa (25/7/2017). TRIBUN JABAR/MUMU MUJAHIDIN

Namun, Izzan tidak pernah mengecap pendidikan formal. Setelah Izzan didiagnosis autism spectrum disorder, asperger syndrom, gangguan sensori integrasi, dan lain-lain, Yanti memutuskan untuk mendidik Izzan di rumah (homeschooling).

Yanti menerapkan discovery learning (memahami konsep, arti, dan hubungan, melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan) dan experiential learning (metode pembelajaran melalui penciptaan pengalaman dalam proses belajarnya).

"Saya cuma fokus pada apa yang dia minati. Dia suka belajar matematika dan fisika, tapi kalau biologi dia kurang suka. Dia belajar sendiri. Saya cuma ngasih buku loakan. Kadang saya kasih soal, dia kerjakan sendiri dengan cara dia. Dia suka menjawab dengan menggambar jawabannya beserta rumusnya," kata Yanti.

Lantaran perilaku uniknya, Izzan kerap dianggap aneh oleh teman-teman sebayanya di lingkungan rumah. Izzan kerap dibuli dan pulang sekolah dalam kondisi luka karena berantem.

"Karena orangnya sangat aktif, dia kadang dianggap aneh sama orang lain. Sempat dikatai orang gila sama teman-temannya. Kerap mendapat perilaku kasar dan kekerasan juga," kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini