News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tujuh Kali Tembakan Polisi Tewaskan Bandar Narkoba

Penulis: Budi Rahmat
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Obat-obatan terlarang yang digolongkan narkoba. TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Upaya pengungkapan narkoba oleh Sat Resnarkoba Polres Kampar, Sabtu (29/7/2017) dini hari tadi diwarnai aksi tembak menembak.

Seorang pelaku yang diduga kuat bandar narkoba jenis sabu-sabu tewas setelah melakukan perlawanan.

"Jadi ada tujuh tembakan yang akhirnya melumpuhkan pelaku," ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memberikan keterangan persnya di Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Kartini, Pekanbaru.

Diungkapkan Kapolda, tersangka yang tewas berinsial JA melengkapi dirinya dengan senjata jenis air softgun.

Senjata tersebut sempat ditembakkan saat polisi akan melakukan penangkapan.

Karena perlawanan dan membahayakan sempat diberikan tembakan peringatan dan akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur.

"Tembakan mengenai kaki, punggung, ketiak dan bagian samping depan. Seluruhnya ada tujuh kali tembakan. Itu dilakukan setelah tersangka melakukan perlawanan dan membahayakan," ujar Kapolda.

Dari pengungkapan itu polisi menyita sebanyak 500 gram sabu-sabu.

Sabu-sabu tersebut sengaja dibawa tersangka setelah polisi melakukan pemancingan lewat tersangka JH yang terlebih dahulu ditangkap.

Pengembangan dari pengungkapan di wilayah Air Tiris, Kampar, polisi melakukan pengembangan.

Pengakuan tersangka H bahwa ia mendapat sabu dari tersangka YH yang merupakan pecatan polisi tahun 2010.

Kemudian tersangka YH diringkus dan kembali dilakukan pengembangan.

Ternyata tersangka YH mendapat sabu dari tersangka JA.

Selanjutnya dilakukan pemancingan dengan memanfaatkan tersangka YH.

Sabu-sabu dipesan pada tersangka JA sebanyak 500 gram. Transaksi dilakukan di wilayah Tambang.

Namun saat transaksi itulah tersangka JA mengetahui adanya personel polisi yang menyamar yang kemudian melakukan penembakan.

Baca: Suami Istri Bunuh Diri, Keponakan Korban: Saya Takut karena Melet, Wajahnya Menatap Saya

Tindakan Tegas
Kapolda memberikan apresiasinya pada Sat Resnarkoba Polres Kampar atas keberhasilan pengungkapan tersebut.

Disatu sisi Kapolda menyebutkan tindakan tegas tersebut harus dilakukan mengingat tersangka bisa membahayakan.

Namun pihaknya juga secara internal akan tetap melakukan penyelidikan apakah ada pelanggaran hukum pada kewenangan (Abuse Of Power).

"Tentu secara internal tetap akan kita lakukan penyelidikan apakah ada unsur Abuse of Power. Namun saya apresiasi ketegasan pada pengungkapan tersebut," kata Kapolda.

Kapolda menilai tersangka sudah membahayakan dengan melakukan perlawanan sampai penembakan.

"Meski yang digunakan air softgun namun itu bisa sangat membahayakan," ujar Kapolda.

Terkait tindakan tegas pada pelaku narkoba, Kapolda mengatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi komitmen Polri pada kejahatan tersebut.

"Saya akan sikat dan tidak akan memilih-milih siapa pelakunya. Tindakan tegas akan dilakukan," ujar Kapolda.

Polisi juga masih melakukan pengembangan dari pengungkapan tersebut.

Satu orang masih diburu karena sempat kabur saat pengungkapan.

Dikatakan Kapolda, kemungkinan tersangka memiliki jaringan dan barang bukti barkoba yang cukup banyak.

"Sebab saat dipesan langsung bisa menyediakannya. Artinya diduga ada stok banyak," kata Kapolda.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini