Laporan wartawan Sriwijaya Post, Leni Juwita
TRIBUNNEWS.COM, BATURAJA - Peristiwa memilukan menimpa M Zili bin Agus (77).
Pria yang sudah lanjut usia ini nyaris tewas di tangan anak kandungnya sendiri, Minggu (6/8/2017).
Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, kejadian yang membuat heboh warga Dusun II Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan itu terjadi malam Minggu pukul 02.00 di dalam rumah korban.
Korban saat itu sedang tidur dengan istrinya Zar’a Binti Beruni di dalam kamarnya.
Tiba-tiba datang Irhansyah bin M M Zili (38 ) yang tak lain anak kandung korban sendiri.
Irhansyah yang sudah membawa pisau terhunus ini langsung menikam dada kiri korban sebanyak 2 kali dan membacok di bagian kepala.
Mendapat serangan mendadak itu, korban tidak bisa lagi mengelak, pria malang ini berteriak minta tolong.
Teriakan korban membuat Ny Zar’a terkejut melihat suaminya sudah bersimbah darah.
Ny Zar’a berusaha menghalangi pelaku, karena ibunya terus menghalangi upaya upaya menyerang ayah kandungnya akhirnya pelaku keluar dari kamar korban.
Keributan di rumah korban yang terjadi di tengah malam itu membangunkan para tetangga.
Tidak lama kemudian warga berdatangan ke rumah korban untuk mengetahui apa yang terjadi.
Namun niat baik para tetangga ini dihalang-halangi oleh pelaku.
Para tetangga tidak berani masuk ke dalam rumah untuk memberikan pertolongan karena pelaku masih memegang senjata tajam yang masih terhunus.
Setelah pelaku pergi dari rumah barulah tetangga berani masuk dan memberikan pertolongan kepada korban yang sudah terluka parah ini.
Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit RS Dr Noesmir (RS DKT) Baturaja untuk diberikan perawatan medis.
Terpisah Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari yang dikonfirmasi Senin (7/8/2017) membenarkan kejadian tersebut.
Kapolres yang didampingi Kapolsek Lubukbatang AKP Samsu Rizal SH menjelaskan, pelakunya sudah ditangkap polisi.
Pelaku diamankan dari tempat persembunyiannya di kebun karet Dusun V Desa Banuayu Kecamata Lubuk Batang OKU.
"Tersangkanya kita amankan 16 jam setelah kejadian," terang Kapolres seraya menambahkan pelakunya kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Lubukbatang.
Polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah pisau bergagang Kayu dengan panjangnya kurang lebih 30 Cm.
Motif pembunuhan diduga pelaku merasa sakit karena sering dinasihati oleh korban yang tak lain ayah kandungnya sendiri.
Baca tanpa iklan