Kompol Agus Bahari, Kapolsek Wonokromo Surabaya menuturkan, kedua pelalu diamankan di Bali, Senin (7/8/2017).
Ini bermula dari pelacakan HP milik pelaku yang telah dilaporkan korban.
"Tim Anti Bandit mengejar sampai Bali dan akhirnya bisa ditangkap," kata Agus, Kamis (10/8/2017).
Baca: Korban longsor tambang batu giok di Myanmar, 90 orang tewas
Setelah dilakukan penmeriksaan, kedua pelaku ini merupakan sindikat penipuan lintas provinsi. Modus yang dipakai juga sama dengan media batu giok palsu.
Di Surabaya, pelaku beraksi di Mall Lotte Mart, Marvel, Cito, Ciputra World, PTC dan JMP.
Selain di Surabaya, pelaku beraksi di Purwokerto Jateng, Cirebon Jabar, Bengkulu dan Medan.
"Sementara yang melapor satu orang yang sudah mengalami kerugiasn Rp 38 juta," terang Agus.
Tersangka Jonson kepada polisi mengaku, uang hasil menipu dipakai senang-senang dengan wanita dan judi.
"Uangnya saya buat senang-senang di Bali bersama wanita. Setelah melakukan penipuan di Surabaya, saya dan teman ke Bali," kata Jonson.
Baca tanpa iklan