News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gubernur Ganjar Hadiahkan Jam Tangannya ke Santri yang Ingin Jadi Hacker, Kok Bisa?

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi pesan saat hadir dalam sarasehan Anti-radikalisme, di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin, Balekambang, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Sabtu (26/8/2017). TRIBUN JATENG/M NUR HUDA

Sudah saatnya, orang baik dan orang pintar tidak diam. Mereka harus terlibat aktif memerangi apalagi ada pihak yang sengaja menyebar informasi fitnah dan kebencian.

Baca: Dulu Jadi Musuh Nomor Satu Pemerintah, Agus Wandi Kini Malah Bikin Bangga Indonesia

"Kalau yang difitnah pak gubernur, bahwa pak gubernur rambutnya hitam, itu jelas, itu nggak sakit hati saya. Tapi, kalau yang difitnah presiden, nggak bisa dong," tegasnya.

Ganjar kemudian mengungkapkan keberhasilan aparat menangkap kelompok penyebar fitnah Saracen.

Pelaku memiliki lebih dari 2.000 akun untuk menyebarkan kabar bohong dan ujaran kebencian.

Tiap akun ikut berkomentar mendukung fitnah tersebut sehingga orang yang membaca berpandangan, seolah fitnah itu benar, tanpa ada konfirmasi dan tabayun.

Selain Yusuf, Ganjar juga memberi hadiah pada seorang santri putri yang berhasil menjawab pertanyaan tentang bahaya narkoba.

Sarasehan yang berlangsung sekitar dua jam itu didahului dengan penyerahan bantuan hibah senilai total ratusan juta dari Pemprov Jateng untuk sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Jepara. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini