News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Batal Tawuran, Dua Remaja Malah Diajak Temannya Membegal

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yulianto duduk meringkuk di samping mobil pikap Provost Polrestabes Semarang di kawasan Tumpang, Sampangan, Minggu (10/9/2017) dini hari. TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Aidil Akbar (15) memboncengkan Yulianto (15) dan Bongki (15) memacu laju sepeda motor secara kencang di Jalan Kyai Saleh, Minggu (10/9/2017) dini hari.

Di belakang mereka ada satu lagi rekan bernama Faizal, yang juga mengendarai sepeda motor.

Mereka berempat dikejar para personel tim Elang Polrestabes Semarang.

Aksi kejar-kejaran terhenti ketika sepeda motor yang dikendarai Aidil jatuh di kawasan pemakaman Bergota.

Aidil dan Yulianto pun ditangkap tim Elang. Sedangkan Bongki dan Faizal pun lolos.

Kawanan itu terbukti membegal sepeda motor milik Kukuh Kurniawan, warga Jalan Bedagan Baru.

"Sepeda motor saya dirampas empat orang laki-laki. Perut saya dikalungi celurit. Saya pasrah, karena takut," tutur Kukuh.

Tak ada hitungan jam setelah menerima laporan korban, tim Elang 1 pun menangkap dua pelaku pembegalan itu.

Aidil dan Yulianto digelandang ke Mapolrestabes Semarang.

Mereka menangis selama pemeriksaan berlangsung.

Kedua remaja itu minta ampun kepada personel tim Elang.

Pengakuan dua orang itu, pembegalan dilakukan berdasar ajakan dari rekan bernama Bongki dan Faizal.

"Kami tadi mau tawuran dengan anak-anak Gedung Batu. Tapi batal. Lalu mas Bongki mengajak kami golek-golek (pembegalan)," tutur Aidil, warga Jatingaleh.

Mereka pun berbagi tugas. Aidil berperan sebagai joki sepeda motor. Sedangkan tiga rekannya adalah eksekutor.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini