News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Erupsi Gunung Agung

Alat Modern dan Canggih dari Amerika Diterjunkan Pantau Kondisi Terkini Gunung Agung

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Asap solfatara menyembul dari puncak Gunung Agung, dilihat dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, Desa Rendang, Selasa (26/9) petang.

Laporan Wartawan Tribun Bali, Putu Candra

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Sejak melakukan pemantauan aktifitas Gunungapi Agung, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementrian ESDM, Pos Pengamatan Gunungapi Agung di Desa Rendang, Karangasem menggandeng lembaga geologi dari Amerika Serikat.

Adalah United States Geologycal Survey (USGS) lembaga yang diajak oleh PVMBG bekerjasama dalam melakukan pemantauan aktifitas gunung terbesar di Bali ini.

Hal ini diungkapkan Kabid Mitigasi Gunungapi Kementrian ESDM, I Gede Suantika.

Dikatakannya, dalam melakukan pemantauan gunung api diperlukan alat canggih, dan belum terpenuhi dalam melakukan pemantauan.

"Memantau gunung api banyak peralatan modern yang canggih. Semua berbasis komputer. Kadang-kadang kami tidak bisa memenuhi semua itu," ujarnya.

"Kemudian ada dari negara lain bekerja sama dengan kami. Mereka memberi alat, kita download, kita processesing bersama. Sharing data," imbuh Suantika.

Bentuk kerjasama dalam pemantauan gunungapi agung, USGS memasang GPS, yang telah terpasang lama.

"Mereka sudah lama memasang alatnya. Tapi transmisinya saja yang rusak. Tapi masih ada instrumen lain yang bisa digunakan," terang Suantika. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini