Mohammad Iqbal menuturkan, pihaknya bakal memaksimalkan layanan publik. Melalui command center, maka dirinya bisa memonitor dan mengkordinasikan dengan lainnya.
"Kami bisa memonitor semua kegiatan yang ada di Surabaya. Ini memudahkan kita saat memantau kemanan dan ketertiban Surabaya," terang Iqbal.
Iqbal memberi contoh, kerusuhan Bonek dan PSHT beberapa hari lalu juga termonitor di command center. Pelaku akhirnya bisa terungkap.
"Melalui command center, kami juga bisa memantau kegiatan masyarakat yang sedang menjadi trending topic," kata Iqbal. (Fat)
Baca tanpa iklan