Fahmi menjelaskan bahwa penelitiannya kali ini dilakukan dengan menggunakan survei jajak pendapat dengan melakukan wawancara dan pengisian kuisioner kepada masyarakat Kalimantan Barat yang terpilih secara random.
Responden sebanyak 2317 orang dari 3 Kota dan 11 Kabupaten di Kalimantan Barat mengunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan survei 95% dan margin of error sebesar kurang lebih 2,04%.
Baca tanpa iklan