Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNNEWS.COM, BREBES - Presiden Joko Widodo meminta pengalokasian anggaran daerah paling banyak untuk infrastruktur 60 persen.
Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada seluruh kepala daerah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/10/2017) lalu.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan hal tersebut sulit direalisasikan di Jateng.
"Pemerintah provinsi hanya mampu mengalokasikan anggaran untuk infrastrukur di kisaran angka 15 sampai 20 persen," kata Ganjar saat di Brebes, Kamis (26/10/2017).
Menurut dia anggaran tidak hanya untuk infrastruktur, tapi juga untuk bidang lain.
Ia memberikan contoh untuk bidang pendidikan sebesar 20 persen, kesehatan 10 persen, dan untuk dana lain- lain.
"Habis. Tidak ada sisanya,” tegas dia.
20 Latihan Soal Matematika Kelas 5 SD BAB 4 Kurikulum Merdeka & Kunci Jawaban, Keliling Bangun Datar
Download Modul Ajar Serta RPP Seni Rupa Kelas 1 dan 2 Kurikulum Merdeka Lengkap Link Download Materi
Menurut dia, Presiden Jokowi mungkin lupa menghitung angka anggaran di daerah.
"Nyatanya juga sebagian besar anggaran di daerah sudah terserap untuk belanja pegawai," imbuh dia.
Meski demikian, ia akan memaksimalkan dana anggaran yang ada untuk infrastruktur.
"Di Brebes, jalan provinsi yang menuju (Kecamatan) Salem sudah bagus. Tapi ada beberapa titik yang perlu kami tingkatkan," ucap Ganjar.
Di Jateng, kata dia, anggaran untuk infrastruktur sebesar Rp 2 triliun.
Angka tersebut diklaim meningkat dibandingkan sebelumnya yang hanya dianggarkan Rp 700 miliar.
Sementara, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Brebes, Angkatno, menuturkan hal serupa.
"Jika anggaran yang ada ditambah Rp 200 miliar, baru bisa untuk infrastruktur, sebesar 70 persen," jelasnya.