News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mutawakil: Perlu Diingat Gus ‎Ipul Tidak Minta Didukung, Tapi Didukung Kiai dan Ulama

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KH Moh Hasan Mutawakil Alalah, Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jatim, saat menghadiri Konferwil Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Jatim, Sabtu (4/11).

Menurut Mutawakil, aspirasi kiai dan ulama jatuh pada Gus Ipul, karena Gus Ipul sudah pengalaman baik di pemerintahan pusat, maupun Pemerintah Provinsi Jatim.

Selain itu Gus Ipul adalah kader NU dan santri 24 karat.

"Sedangkan pasangannya, Abdullah Azwar Anas, merupakan anak pesantren, dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Duet antar Gus Ipul dan Gus Anas ini saling melengkapi," kata Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Gengong, Probolinggo, Jatim itu.

Mutawakil mengatakan, Anas yang merupakan Bupati Banyuwangi itu, telah membuktikan membawa Banyuwangi menjadi sorotan dunia, dalam waktu singkat.

Anas telah terbukti dalam mengelola daerah, di bidang pariwisata, ekonomi, pelayanan publik, dan lainnya.

"Sehingga apa yang dilakukan di Banyuwangi, bisa diterapkan ke wilayah yang lebih luas, yakni Jawa Timur," kata kiai kelahiran 15 April 1959 tersebut.

Mengenai kader NU lainnya, yakni Khofifah Indar Parawansa, yang juga hendak maju dalam pencalonan Pilgub Jatim, menurut Mutawakil itu hak setiap individu untuk berkontestasi.

"Setiap kader NU punya hak untuk kontestasi. Dan saat ini saya mendengar ibu Khofifah mencari dukungan dari para kiai dan ulama," kata Mutawakil.

"Itu bedanya. Ibu Khofifah minta dukungan kiai, sedangkan Gus Ipul didukung para kiai," tambah Mutawakil.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini