News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

PNS Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Saat Ditangkap Memiliki Senjata Api Rakitan

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana di Mako Brimob Polda Kaltim, Minggu (31/12/2017) pasca penangkapan MJ, PNS asal Kukar.

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNEWS.COM, BALIKPAPAN - Terduga teroris yang diamankan kepolisian di Kukar Kalimantan Timur kemarin, saat ini tengah diperiksa intensif di Mako Brimob Polda Kaltim, Minggu (31/12/2017).

Dari pengamatan Tribunkaltim.co, personel Brimob Polda Kaltim bersenjata lengkap berjaga di depan salah satu ruang pemeriksaan.

Baca: Fakta Pembunuhan Istri Pelaut Oleh Gigolo, Tersangka Kenal Korban Lewat Aplikasi Ini

Baca: Wanita Sekayu Menikahi Marinir Asal AS, Resepsinya Pakai Dua Bahasa

Saat dikonfirmasi Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin membenarkan pihaknya bersama Densus 88 melakukan penindakan terhadap oknum PNS Kukar yang diduga terlibat dalam jaringan teroris.

"Masih didalami. Saat ini yang bersangkutan dimintai keterangan di Mako Brimob Polda Kaltim," katanya.

Menurut Jenderal bintang 2 tersebut, dugaan menguat usai Polri menemukan dokumen-dokumen disertai senjata api rakitan di rumah terduga teroris.

"PNS punya senjata api untuk apa? Kan tidak ada relevansinya? Apalagi senjata ilegal alias rakitan," ujarnya

Setidaknya oknum PNS tersebut melanggar UUD Darurat terkait kepemilikan senjata api ilegal.

"Bisa kena UU Darurat berkaitan dengan senjata api," katanya.

Pemberitaan sebelumnya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin membenarkan Polri telah melakukan penangkapan terduga teroris di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (30/12/2017) kemarin.

"Sekarang di Balikpapan, Mako Brimob. Ditangani Densus, dia (terduga teroris) lagi diperiksa dan dihubungkan dengan doukmen yang ada di sini," kata Safaruddin saat ditemui Tribunkaltim.co, Minggu (31/12/2017).

Kepolisian saat ini sedang mengaitkan seluruh alat bukti yang disita dengan data dan dokumen intelijen kepolisian.

Baik dari senjata api, hingga dokumen identitas yang bersangkutan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini