News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hewan Misterius Pemangsa Domba di Pakem Sleman Ditembak Mati

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto hewan yang memangsa hewan ternak milik warga Pakem, Sleman.

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Para pemburu bersenjata senapan angin berhasil menembak mati seekor satwa diduga penyerang dan pemangsa domba milik warga di wilayah Pakem, Sleman, DI Yogyakarta.

Perburuan sukses itu berlangsung Kamis (18/1/2018) dini hari.

Dari ciri-cirinya, satwa yang ditembak mati itu sejenis anjing liar.

Identifikasi satwa itu kini sedang dilakukan pihak terkait.

Kabar itu dibagikan pemilik akun Naga Terusik di grup FB ICJ.

Konfirmasi lebih lengkap tentang cerita itu sedang diupayakan kepada si pemilik akun yang memosting kabar tersebut.

Baca: Hanura Kian Panas Usai Saling Pecat, Adu Klaim Dukungan Wiranto

Hewan diduga liar dan jadi pemangsa domba itu ditembak mati di Dusun Cepet RT 03, Desa Purwobinangun, Pakem sekitar pukul 02.25 WIB.

"Perburuan hari kedua (Kamis, 18 Jan 2018, jam 02.25), tim sniper telah melumpuhkan 1 ekor (MD), 1 tertembak di rusuk namun masih bs kabur, 2 lainnya lolos tanpa luka," tulis Naga Terusik.

Awal Desember 2017, terjadi serangkaian kematian domba warga di wilayah Candibinangun dan Purwobinangun.

Hewan yang memangsa hewan ternak milik warga Pakem, Sleman.

Rata-rata domba itu mati dalam kondisi tercabik-cabik.

Total ada sekitar 11 domba yang mati tak wajar di dua desa itu.

Hewan ternak itu mati di kandang, dan sebagian ada yang diseret ke luar kandang.

Baca: Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penyelundupan 240 Ton Beras ke Kalimantan

Dugaan awal, satwa penyerang macan kumbang dari Merapi.

Ada satu saksi mata yang mengaku menyaksikan hewan berwarna hitam memasuki kandang ternak yang dirawatnya.

Hewan yang memangsa hewan ternak milik warga Pakem, Sleman.

Namun kesaksian ini belum mendapatkan dukungan fakta yang menguatkan bahwa hewan itu macan kumbang, kecuali jejak tapak hewan di sekitar kandang yang ukurannya terbilang kecil.

BKSDA DIY dan tim TNGMM sudah terjun ke lapangan meneliti fenomena ini.

BKSDA bahkan mengirimkan kandang jebakan ke Candibinangun. (xna)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini