News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kerabat Tahu Wahyu Dibunuh dari Grup Medsos Keluarga

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Achmat Wahyu Sobirin (26) warga Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri yang mayatnya ditemukan di kebun tebu Desa Kendat.

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Eni Sulistyowati (20) termenung duduk di kursi kayu teras Polsek Kandat, Kamis (25/1/2018) sore. Dia ditemani ibunya Siti Robiati (60).

Keduanya, dijadikan saksi oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kediri terkait kasus pembunuhan Achmat Wahyu Sobirin (26) warga Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Korban merupakan kakak keponakan yang sekaligus bekerja sebagai penjaga rental Play Station (PS) milik keluarganya.

Baca: Saat Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto Kompak Dampingi Anak Mereka

Eni tidak menyangka Wahyu sapaan akrab korban meninggal secara tragis.

"Pak Lek Wahyu (korban) sangat baik dan pendiam," tuturnya kepada Surya.co.id

Dikatakannya, sebelum kejadian itu, Selasa (23/1/2018) pagi, seperti biasanya korban sarapan di rumahnya. Bahkan, korban sempat membungkus nasi sebagai bekal ketika menjaga rental PS.

"Kakak saya, Hendra sempat berkomunikasi dengan dia (korban), Selasa malam," bebernya.

Kerabat korban mulai cemas ketika Wahyu tidak datang ke rumah untuk makan pagi, Rabu (24/1/2018).

Mereka sempat mencari dan menanyakan keberadaannya pada Bibah kakak korban warga Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten.

"Saat ditelepon ponselnya nggak aktif. Kita binggung mau mencari kemana lagi," ungkapnya.
Dipaparkannya, menjelang petang ada seorang kerabat yang tinggal di sekitar lokasi memberitahukan ada penemuan mayat misterius dalam kondisi jasad terbakar di tengah lahan tebu Desa Kandat.

Saat itu, foto korban di-share ke group aplikasi Whatsapp keluarga. Sontak, kabar tersebut membuat keluarga besarnya merasa was-was kalau jenazah itu adalah Wahyu.

"Mendapat kabar itu Mas Hendra menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikannya," imbuhnya.

Mahasiswi IAIN Tulungagung itu menyebutkan awalnya tidak mengenali korban. Karena kondisi jasad korban gosong akibat luka bakar 30 persen.

Namun, sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara semakin menyakinkan kalau itu adalah Wahyu.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini