Agar air tidak tumpah, mulut Tukinem disumpal degan kain handuk.
Ritual ini bertujuan mengusir roh jahat yang membuat Tukinem sakit.
Namun setelah 30 menit, Tukinem mati lemas.
Dari hasil otopsi menunjukkan rongga dada, saluran nafas dan paru-parunya dibanjiri air hingga gagal nafas.
Di bagian paru-paru saja terdapat 80 CC air. (David Yohanes)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Update Kasus Tukinem, Ibu yang Dicekoki Air di Trenggalek, Ada 3 Tersangka Baru, Ini Peran Mereka
Baca tanpa iklan