Baca: Gatot Nurmantyo Langsung Terbang ke London Setelah Resmi Pensiun
Sebanyak 5 kaleng (besar dan kecil) dari satu di antara merk makarel kaleng dan sarden tersebut kemudian dibawa ke Dinkes Pemkab Jembrana dan 12 kaleng.
Sisanya disantap bersama-sama guna memastikan keamanan dari cacing tersebut.
"Kami masih menunggu hasil uji lab dari Dinkes dan kami harapkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan informasi yang beredar selama ini. Apapun hasilnya nanti, kami akan bersurat kepada pabrik yang memproduksi ikan kaleng ini. Termasuk toko atau swalayan untuk menarik produk-produk ini sehingga tidak sampai membahayakan konsumen," tandas Budhiarta ketika ditemui Senin kemarin.
Baca tanpa iklan