News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kisah Edi Sucipto Selamatkan Anak Istri Saat Kecelakaan Speedboat

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Korban laka Speedboat yang selamat Edi Sucipto saat berada di Rumah Sakit.

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG -- Edi Sucipto (33) salah seorang korban kecelakaan speedboat asal Jalur 14 dengan nama lambung Rahendi Putra di perairan Sungai Musi atau tepatnya depan dermaga Bekangdam, Rabu (30/5/2018) masih nampak shok usai kejadian tersebut.

Dengan kondisi pakaian masih lembab, ia coba sedikit mengingat kejadian mengenaskan tersebut.

Diakuinya, kejadi tersebut sangat cepat sekali terjadi. Insiden tersebut terjadi sekitar hanya berjarak puluhan meter dari dermaga Bekangdam tempat hendak bersandarnya speedboat asal Jalur 14 itu.

"Kejadiannya cepat sekali mas, nalar kami baru mau bersandar terus ada speed kecil nyalip membuat kapal kami karam," ungkapnya dengan nada tersengal saat ditemui di RS AK Gani Palembang.

Ia membeberkan, pada saat kejadian berlangsung semua korban yang berada dalam kapal terjatuh dalam sungai musi langsung berteriak histeris. Mereka saling tolong menolong untuk hendak keluar dari kedalaman sungai.

Semantara Edi Sucipto yang berangkat bersama istrinya Ponima (30) dan kedua anaknya Reni (15) dan Reki (6) coba menyelamatkan keluarganya dari kejadian tersebut.

Tanpa pikir panjang ia langsung memecahkan kaca-kaca di dalam speedboat untuk berusaha mengeluarkan keluarganya.

Setelah lewat perjuangan keras ia berhasil membawa anak serta istrinya keluar dari kapal kemudian di evakuasi ke speebboat lainnya.

"Semua orang berusaha keluar, pokoknya suasana sangat mencekam. Alhamdulilah anak dan istri saya selamat," jelasnya.

Ia mengaku berangkat dari Jalur 14 sekitar pukul 06.00 WIB bersama puluhan korban lainnya yang merupakan tetangga satu kampung.

Edi juga menerangkan dalam kejadian tersebut para penumpang tak mendapatkan pelampung. Karena bagi warga jalur naik speedboat merupakan hal biasa tanpa pengaman.

"Kami semuanya satu kampung tapi beda desa. Kalau pakai pelampung memang tidak, karena memang sudah biasa naik speed nggak pakai pelampung," beber dia.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Mencekam! Kisah Edi Sucipto, Korban Kecelakaan Speedboat Selamatkan 2 Anak dan Istrinya,

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini