Namun demikian, pihaknya tidak mempermasalahkan karena nantinya akan kembali mencoba menyampaikan dan memberikan pengertian agar orangtua murid ini mau anaknya disuntik.
"Memang banyak orangtua yang masih mempertanyakan vaksin tersebut apakah halal atau tidak," jelasnya.
Arnold menjelaskan, bahwa pemberikan vaksin MR ini akan dilakukan selama Agustus dan September dan ditargetkan bulan ini selesai dilakukan di empat kecamatan. Bahkan nantinya, akan melakukan sweeping di sekolah‑sekolah untuk mencari anak yang belum diberikan vaksin.
"Kami akan memberikan penjelasan dan pengertian kepada orangtua bahwa vaksin ini aman. Yang jelas selama sebulan nanti kami akan sweeping mereka apalagi data‑data murid yang tidak diberikan vaksin ada," katanya. (Samir Paturusi)
Baca tanpa iklan