Selain itu ia menegaskan bahwa pemilihan Risma sebagai Presiden UCLG Aspac tidak melalui voting melainkan melalui proses harmoni musyawarah mufakat sebagaimana kebiasaan di Indonesia.
"Memang tidak ada tradisi voting di tingkat Asia Pasifik. Biasanya kalau voting itu di tingkat dunia. Karena memang kinerja Bu Risma banyak yang tahu bagaimana perbaiki Surabaya makanya ada titik temu untuk menjadikan bersama sebagai presiden," pungkasnya.
Baca tanpa iklan