Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Pidie, Ir Ainul Mardiyah yang ditanyai Serambi, Senin (5/11) di kantornya mengaku, kasus ini sedang ditangani.
"Kami akan terus mendampingi untuk membantu korban. Hanya saja tentu butuh proses dan laporan lengkap," katanya.
Mawar tentu tak sendiri. Di luar sana tak sedikit perempuan muda yang menjadi korban perkosaan atas nama cinta. (nur nihayati)
Baca tanpa iklan