News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Satroni Rumah Liwin, Pencuri Kabur Setelah Teman Korban Berteriak

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Korban rampok, Liwin Bernadus saat mendapat perawatan di rumah sakit

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Perampokan sadis terjadi di Kota Tanjungpinang, Pelaku menyekap pemilik rumah di kamar mandi.

Selain melakukan penyekapan, rampok juga sempat duel dengan teman korban yang saat itu datang ke rumah korban.

Korban sekaligus pemilik rumah adalah Liwin Bernadus (18). Saat itu Liwin memergoki pencuri masuk ke dalam rumahnya di jalan Akasia Gang Kencana.

"Benar sekira pukul. 07.02 WIB, korban bangun dan hendak mandi. Saat itu korban melihat pelaku sudah berada di dalam rumah. Kemudian pelaku langsung mengunci leher korban dengan tangan dan mengancam membawa pisau," ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno dikonfirmasi Kamis (8/11/2018).

Dwihatmoko mengatakan, usai melumpuhkan korban, pelaku lalu menyeret tubuh korban ke kamar mandi.

Kegaduhan ini ternyata terdengar oleh rekan korban bernama Suvial Isti (18) yang langsung mendobrak pintu kamar mandi. Kejadian ini terjadi Selasa (6/11/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

"Terjadi perkelahian yang mengakibatkan korban luka sobek di lengan dan saksi luka sobek di telapak tangan oleh pisau yang digunakan pelaku," ujar Dwihatmoko.

Perlawanan yang dilakukan Suvil membuahkan hasil, pelaku rampok memilih kabur setelah Liwin berteriak meminta pertolongan ke warga.

"Berhasil meminta pertolongan sehingga membuat pelaku melarikan diri tanpa membawa barang hasil curiannya dengan menggunakan sepeda motor merek Mio J warna putih helm hitam," ujarnya.

Akibatnya kejadian itu kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan akibat luka sobek di bagian tangannya. Namun beruntung tidak mengalami luka serius.

"Kita sudah mendatangi dan melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini