Erry menjelaskan, setelah ia telusuri, Reza semasa hidup tidak pernah terlibat kenakalan remaja.
Orang tua dan keluarga besar, begitu heran ketika anak itu sebelumnya, dianiaya oleh Bripda MW dan Bripda RM yang merupakan anggota anggota Sabhara Polda Kepri.
“Sekali lagi, ini adalah sebuah tragedi. Seharusnya, pola pembinaan itu harus prefentif. Tapi ya sudah terjadi, kami mohon proses hukum berjalan,” ungkapnya.
Baca tanpa iklan