News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Berselisih dengan Dua Pemuda, Nico Tewas Ditusuk dan Dihantam Gitar

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Salah satu adegan pengeroyokan ysng menyebabkan Nico Pratama tewas, di Jalan Letnan Hadin Kawasan Kamboja, kelurahan 20 Ilir Palembang, Rabu (15/5/2019)

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Polsek IT I Palembang menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menewaskan korban Nico Pratama, di Jalan Letnan Hadib RT 30 Kelurahan 20 Ilir Kecamatan IT I Palembang, Rabu (15/5/2019).

Rekonstruksi itu setidaknya memperagakan 15 adegan, yang terjadi saat kejadian tersebut.

Sebelumnya, pengeroyokan tersebut terjadi pada 12 April lalu, pukul 21.30 WIB. Korban Nico Pratama dikeroyok oleh 2 pelaku, yakni Indra Setiawan alias Aan, dan Irham Januari alias Iir (DPO).

Pengeroyokan yang terjadi lantaran dipicu oleh dendam lama ini, bermula dari pertemuan korban dan pelaku di Kosan Afni di Jalan Kamboja, 20 ilir Palembang.

Baca: Dahnil Nilai Tim Asistensi Hukum Bentukan Wiranto Ancaman Bagi Demokrasi

Baca: Dituding Tidak Serius Proses Sengketa Pilpres 2019, Ini Kata Ketua MK

Baca: Cari Identitas Korban Mutilasi, Polisi Sebar Sketsa Wajahnya

Baca: Ketua MK: Semua Harus Sesuai Konstitusi

Korban yang diperagakan oleh anggota Polisi itu, masuk ke kosan menggunakan kendaraan bermotor dan bertemu dengan Iir yang tengah bergitar, dan Aan yang ada di sana pula.

Si korban sempat masuk ke kamar yang disewa oleh Saksi, yang juga teman korban bernama Ami.

Terungkap di sana, ia mengambil senjata api rakitan (Senpira, red) karena menangkap gelagat tak enak saat bertemu kedua tersangka, dan tak sengaja menarik pemicu hingga Senpira itu meletus di kamar itu.

"Ketika korban mau mempersiapkan senpi tersebut, dan tak sengaja meledak.

Tidak ada luka, hanya mengenai percikan dan tidak melukai korban, maupun saksi," ujar Kapolsek IT I Palembang, Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Polsek IT I Palembang, Jhony Palapa.

Setelahnya, korban sempat mengendarai motornya keluar lagi dan menabrak tersangka Aan hingga terjatuh.

Saat hendak kabur lagi menggunakan motor, ia pun dipukul oleh tersangka Iir menggunakan gitar hingga terjatuh di badan jalan.

Korban pun sempat berlari menggedor rumah warga meminta pertolongan di Jalan Letnan Hadin, lantaran dikejar kedua tersangka.

Aan yang mengejar dan membawa senjata tajam jenis pisau serta Iir yang membawa gitar.

Sayang, tidak ada warga yang membukakan pintu. Saat menggedor rumah warga, korban terpeleset dan terjatuh.

Di situ paha korban diduduk oleh tersangka Aan, yang kemudian menusuk lengan kanan, kiri, kening dan kepala korban.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini