News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kapal Tenggelam

Kapal Muatan KM Lintas Timur Tenggelam, 1 Selamat 18 Lainnya Masih Hilang

Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sebuah kapal muatan bernama KM Lintas Timur dilaporkan tenggelam di perairan Selat Taliabo, Maluku Utara pada Selasa (4/6/2019) saat menuju Morowali.

Sebuah kapal muatan bernama KM Lintas Timur dilaporkan tenggelam di perairan Selat Taliabo, Maluku Utara pada Selasa (4/6/2019) saat menuju Morowali.

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah kapal muatan yang bernama KM Lintas Timur telah dilaporkan tenggelam di perairan Selat Taliabo, Maluku Utara pada Selasa (4/6/2019).

Kapal muatan KM Lintas Timur tersebut membawa 18 penumpang.

Hingga kini dilaporkan baru satu penumpang dari kapal muatan KM Lintas Timur yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Baca: Tengah Bertugas, ABK Rayakan Idul Fitri di Kapal Feri

Baca: Kisah Unik Pemudik, Melahirkan di Kapal Hingga Ketinggalan di SPBU dan Rest Area

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (5/6/2019), setelah medapat laporan Search and Rescue (SAR) Palu tengah berusaha mencari 17 penumpang yang hilang.

"Satu orang penumpang berhasil diselamatkan, dan 19 lainnya masih dalam upaya pencarian," ucap Kepala Kantor SAR Palu Basrano di Palu.

Petugas SAR baru mendapat laporan adanya kapal tenggelam pada pukul 16.30 WITA dan segera melakukan penyelamatan.

Basarno mengatakan bahwa kapal KM Lintas Timur membawa 18 awak kapal dan dinakodai Kapten Kapal Matinus Matitaputi.

Baca: Kiai Maruf Doakan Putri Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selat Bali

Baca: Kapal Tenggelam, Keluarga Korban Minta Basarnas Pusat Terjun Bantu Pencarian 7 ABK KM Multi Prima

Kapal tersebut diketahui berlayar dari Pelabuhan Bitung, Manado, Sulawesi Utara menuju Morowali, Sulawesi tengah.

Kapal muatan tersebut tengah mengangkut bahan bangunan berupa semen.

Setelah menghimpun informasi, diketahui kapal tersebut tenggelam pada Selasa (4/6/2019) sekitar pukul 14.00 WITA.

Selama perjalanan, kapal sempat mengalami kerusakan mesin, sehingga kapten kapal mencari pelabuhan terdekat untuk melakukan perbaikan.

"Setelah mesin kapal diperbaiki, KM Lintas Timur melanjutkan pelayaran, dalam perjalanan mesin kapal kembali rusak dan semua sistem kapal tidak berfungsi," ucap Basarno.

Berbarengan dengan rusaknya mesin kapal, kondisi cuaca sedang tidak baik dan gelombang tinggi.

Baca: Tanggapi Kasus Ratna, Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba: Jangan Duka Kami Dijual

Baca: Kapal Tenggelam, 7 Santri Terombang-ambing Hampir 5 Jam, Begini Nasibnya

"Tingginya gelombang dan cuaca buruk membuat kapal oleng dan tidak bisa dikendalikan," tambahnya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini