News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polisi Buru 5 Provokator Bentrokan di Mesuji

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aparat kepolisian berjaga pasca terjadi bentrok di Mesuji, Rabu (17/7/2019). Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain

Pertemuan ini nantinya akan dimediasi oleh Kapolres Mesuji.

"Dan saat ini upaya mediasi secara bertahap sudah dilakukan, di antaranya melakukan pendekatan kepada para korban secara kekeluargaan," kata dia.

Tak hanya itu, upaya menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat juga dilakukan agar tidak ada kejadian susulan.

"Karena konflik ini terus berulang, kedua belah pihak kami lakukan pendekatan. Salah satunya dengan keagaamaan, yakni mengajak melaksanakan salat berjamaah. Ini agar rasa percaya diri masyarakat kembali tinggi bahwa kita tentram dan damai. Dan tidak terjadi tindakan balas dendam," jelasnya.

Sebanyak empat orang dilaporkan tewas dalam bentrokan berdarah antarkelompok di kawasan hutan tanaman industri Register 45, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Rabu (17/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Massa dari dua wilayah yang berada di perbatasan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan saling bacok, bahkan ada yang menggunakan senjata api (istimewa)

Menurutnya, pemerintah daerah juga telah berkomitmen untuk memecahkan permasalahan ini dengan melakukan pendekatan secara persuasif.

"Upaya-upaya pendekatan yang dilakukan Polri dan juga forum koordinasi pimpinan daerah diharapkan bukan saja sampai saat ini, tapi juga kejelasan Mesuji terhadap Register 45. Jangan kementerian terkait duduk diam dan memberikan izin saja (lahan Register 45 Mesuji)," ucapnya.

Permasalahan bisa dibahas untuk dipecahkan hingga tingkat nasional yang melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai lembaga negara tertinggi yang mengurusi soal kehutanan.

"Tugas semua pihak menjaga hutan lindung. Tetapi ada yang menjadi leading sectornya untuk mengawasi hutan supaya tidak dirambah warga dan menjadi masalah. Ini yang sedang dibahas, solusinya ke depan. Mungkin tidak hanya dibahas di tingkat provinsi, bisa jadi dibawa di tingkat nasional," bebernya.

Masih Dijaga

Pascabentrok, personel TNI-Polri masih melakukan penjagaan di lokasi sampai kemarin.

"Masih sama 500 personel, dimana unsur Polri terdiri dari Brimob, Sabhara, Reserse, Intelijen, anggota Polres Mesuji dan 100 personel dari unsur TNI dari kodim 0426 Tulangbawang,” kata Pandra.

Hal senada diungkapkan Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo.

Menurutnya, sejauh ini personel gabungan TNI-Polri masih ditempatkan di lokasi bentrok.

Selain itu, pihaknya juga melakukan patroli gabungan agar masyarakat dapat merasakan rasa nyaman, yang dimulai dari Polsek Simpang Pematang hingga Simpang Asahan dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.30 WIB.

Patroli dilakukan bersama Plt Bupati Mesuji Saply, Dandim 0426 Tuba Letkol Inf Kohir, Danyon B Brimob, Wakapolres Mesuji Kompol Hendriansyah, Kaban Kesbangpol, Kadis Sosial, Ses Kesbangpol, Kabagops dan para Kasat.

Baca: Update Bentrok di Mesuji: Lakukan Upaya Persuasif, Polisi Libatkan Tokoh Masyarakat Dua Kelompok

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini