News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pipa Minyak Pertamina Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Pukul 17.20 WIB, Satu WNA Jadi Korban

Penulis: Sinatrya Tyas Puspita
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan api di pipa minyak pertamina yang terbakar di Jalur KCIC.

"Identitasnya belum ada, jenazah masih di TKP belum dapat diambil," kata Sutarman.

Baca: Pipa Pertamina Terbakar, Kepulan Asap Hitam Membumbung Tinggi di Tol Cimahi

Kesaksian Warga

Warga di Kampung Babakan Margaasih, Lagadar, Kabupaten Bandung, yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, mendengar suara ledakan keras saat awal kebakaran.

Ahmad (27), seorang warga Babakan Margaasih mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Mulanya ia sedang menelpon seorang temannya, hingg akhirnya ia dikagetkan dengan suara ledakan sebanyak dua kali.

"Kejadiannya sekitar pukul pukul 14.00 mendengar ledakan dua kali. Lagi teleponan dengar suara ledakan," ujarnya.

Ahmad mengaku merasakan getaran seperti gempa lantaran ledakan yang begitu keras.

"Ada getaran seperti gempa," ucapnya.

Kebakaran pipa Pertamina di Cimahi, Jawa Barat, Selasa (22/10/2019). (Tangkap layar Kompas TV)

Tanggapan KCICĀ 

PT Kereta Api Cepat Indonesia-China (KCIC) memberi keterangan terkait kebakaran pipa penyalur BBM jenis Pertamina Dex dari Terminal Ujung Berung Ke Padalarang yang berlokasi di pinggir ruas jalan tol Purbaleunyi, Km 130 Cimahi-Pasir Koja.

PR & CSR Manager PT KCIC Deni Yusdiana membenarkan kebakaran itu terjadi pada Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

"Insiden itu terjadi pada proyek KCJB untuk konstruksi elevated yang dikerjakan oleh kontraktor KCJB," kata Deni kepada Tribunnews.com, Selasa (22/10/2019).

Dia melanjutkan, pihaknya tengah mengirim tim untuk investigasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran tersebut.

Investigasi itu dilakukan bersama pihak berwenang dan PT Pertamina selaku pemilik aset.

"Prioritas yang saat ini dilakukan adalah menjamin keamanan di sekitar lokasi yang dilakukan oleh kontraktor KCJB dibantu Pertamina dan pihak yang berwenang."

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini