“Dengan produk kami yang masuk segmen premium di Surabaya tapi harganya masih tergolong murah yang cuma berkisar Rp17 juta per meter persegi, kami yakin punya keunggulan untuk menarik pasar,” katanya.
Lebih jauh, ujarnya, kelas menengah atas di Surabaya itu sangat besar populasinya sehingga sangat potensial untuk menyerap proyek perdana yang hanya berjumlah 1.040 unit apartemen tersebut.
“Membeli apartemen Grand Sagara itu tidak hanya sebagai produk investasi tapi juga prestige karena proyek ini dikembangkan menjadi landmark Surabaya dengan tinggi kontruksi mencapai 50 lantai yang dirancang bernuansa resor pantai,” tuturnya.
Baca tanpa iklan