"Jadi sebetulnya sitokin merupakan fungsi positif, tetapi punya efek negatif yaitu merusak sel di sebelahnya. Sitokin inilah yang menyebabkan tubuh menjadi panas kalau seseorang terinfeksi kuman," ujar Nidom.
Namun, khasiat formulasi ini baru melalui uji praklinis terhadap tikus. Itu pun yang terinfeksi flu burung, jenis virus corona lainnya, bukan Covid-19.
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Dipercaya Bisa Menangkal Virus Corona, Jamu Tradisonal Banyak Diburu Warga Kota Madiun
Baca tanpa iklan